Tujuan dan Sasaran

Tujuan

  • Menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing, yang dicirikan oleh:
  • Kemampuan analisis dan menetapkan alternatif solusi dari permasalahan perkoperasian dan UMKM.
  • Kemampuan lain yang menunjang kompetensi dan keahlian manajemen Koperasi dan UMKM (teknologi informasi, akuntansi, perpajakan, komunikasi dan bahasa, statistik, negosiasi, soft skill lainnya).
  • Menghasilkan lulusan yang mampu mendirikan usaha secara mandiri (wirausaha).

Sasaran

Dalam mencapai visi, misi dan tujuan Program Studi Manajemen tersebut, ditetapkan serangkaian sasaran sebagai panduan yang meliputi:

  • Meningkatnya kualitas proses belajar mengajar pada Program Studi Manajemen dalam rangka menghasilkan lulusan yang unggul, dicirikan dengan:
  • Penyelenggaraan proses belajar mengajar yang terjadwal dan terstruktur.
  • Kurikulum berbasis kompetensi yang disesuaikan dengan dinamika dan kebutuhan pemangku kepentingan.
  • Menjadikan hasil penelitian sebagai basis pengembangan keilmuan dan pembelajaran.
  • Meningkatnya softskill lulusan sesuai kebutuhan pasar kerja melalui perbaikan metode dan teknik pembelajaran melalui pengembangan sistem pembelajaran secara kelompok.
  • Pemanfaatan teknologi informasi untuk menunjang efektivitas pembelajaran.
  • Meningkatnya Kualitas Sumber Daya Manusia (Dosen, tenaga kependidikan dan peserta didik). Bertambahnya jumlah Tenaga Dosen yang melanjutkan pendidikan jenjang tertinggi (S3), serta bertambahnya jumlah karya ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal terakreditasi baik tingkat Regional, Nasional maupun Internasional.
  • Meningkatnya jaringan kerjasama dengan berbagai pihak dalam kegiatan pengembangan pengelolaan Program Studi, penelitian, pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Program Studi Manajemen Ikopin dikenal dan didengar serta dijadikan acuan dalam pengembangan Koperasi, UMKM dan pengembangan ekonomi kerakyatan.

Arah kebijakan pengembangan program studi ditetapkan dalam Rencana Strategis yang diturunkan dari Visi dan Misi program studi manajemen, dengan mempertimbangkan input berupa hasil evaluasi terhadap kinerja akademik secara internal dan eksternal.
Evaluasi internal dilakukan setiap semester terhadap dua aspek yaitu evaluasi terhadap kinerja akademik yang dilakukan oleh Satuan Pengendalian Mutu Pendidikan dan aspek keuangan yang dilakukan melalui audit internal.